|
|
Entry About Shout Friends Follow D'Board |
owner
Contact Me
credits
|
Angin berpuput sayu , menghembus rindu pada dia . Aku masih di sini . Berdiri terpaku menghadap pantai berombak . Bagai masih terngiang saat kau ketawa mengatakan kita sama , tidak perlukan sesiapa dalam hubungan ini . Hanya kita berdua . Masih bergemerisik suara mu menyanyikan lagu untuk aku di saat aku dikecewakan oleh permainan cinta . Seakan masih terasa genggaman tangan mu membawa aku ke mana pun kau pergi .
Aku tertunduk , membilang pasir yang mulai mengotori kaki ku . Terkenang saat kita sentiasa berkongsi cerita . Tiada satu pun yang kita rahsia kan mungkin ada tapi itu semua unutuk kebaikan . Aku terfikir apakah kau di sana sedang bergembira mengecap nikmat hidup tanpa sahabat mu ini di sisi ? Aku terbayang wajah mu yang selalu mengatakan kita sama . Tapi apakah perasaan kita sekarang masih sama macam dahulu . Entah ya entah tidak . Mungkin saja kau tidak memahami perasaan duka aku saat ini . Mungkin aku yang tidak mahu kau fahami . Aku membuka surat di dalam genggaman ku . Surat yang aku tulis khas buat diri mu . Aku niat ingin memberi surat itu minggu hadapan tapi aku terfikir mungkin ini bukan waktu yang sesuai untuk kita bertemu . Lalu aku mengambil keputusan untuk menghanyutkan saja di pantai ini . Di pantai yang pernah kita sama sama kunjungi . Air yang sama sama kita mandi . Aku renyukkan surat itu perlahan lahan bersama air mata yang yang mulai menitis . Awan yang mendung mengisyaratkan aku supaya tidak berlama di pantai . Langkah yang ku orak seperti tidak bermaya . Longlai menuju air yang menghempas . Kaki ini sampai di gigi air yang tidak sejernih mana . Sama seperti perasaan ku . Surat itu ku lepaskan dia ditiup anging jatuh pada air yang masih sibuk menghempaskan ombak . Saat aku pergi , aku ingin kau tahu . Kau masih di sini . Masih di hati ini . Sayang ini masih seperti dulu . Assalamualaikum sahabat . |
0 Comments:
Post a Comment